teks jalan

Leuleupeutan leuleumeungan diarah kejo poena, deudeukeutan reureujeungan jeung penyuluh sapopoena, Tani Babarengan, Salah Silih Elingan

slide poto

  • Padi Sawah Lokasi Desa Raharja
  • Metode Emposan dengan Racun dari Belerang
  • Tim Riset ITB, Mister Mathieu, PPL, Petani Pemilik Sawah dan Toko Tani
  • SL-GHP Tanaman Sansieviera

Sabtu, 03 Desember 2011

SUSU PASTEURISASI

Tahapan pengolahan susu pasteurisasi adalah sebagai berikut :
1.    Bagian Penerimaan
Kegiatan yang dilakukan antara lain :
§  Pengujian kualitas susu, pada umumnya uji yang dilakukan pada penerimaan susu segar di tingkat penampung adalah keadaan susu, uji alkohol, berat jenis, lemak dan pemalsuan susu, namun pada skala industri harus dilakukan pengujian susu secara lengkap baik keadaan susu, susunan susu dan mikrobiologi. Dari hasil uji tersebut dapat dapat diputuskan susu diterima/ditolak.
§  Pengukuran volume, hal ini penting untuk menentukan rencana produksi harian guna memudahkan operator dalam menentukan konsentrasi penggunaan bahan tambahan.
§  Pencucian wadah susu, pastikan wadah susu yang telah digunakan dicuci dengan 5 langkah sanitasi yaitu pembilasan pendahuluan, pencucian dengan detergen, pembilasan ulang, desinfeksi dengan air panas dan pengeringan.
2.    Penyaringan
Penting untuk memisahkan partikel-partikel asing yang ada dalam susu seperti rambut dan rumput. Penyaringan dapat dilakukan dengan baik apabila susu tidak terlalu dingin. Apabila dingin, globula lemak akan menggumpal di atas saringan sehingga akan menutup membran (buntu).
3.    Standarisasi
Dilakukan apabila produk susu pasteurisasi yang dihasilkan diharapkan memiliki standar tertentu. Umumnya dilakukan untuk memproduksi susu rendah lemak atau dalam rangka “efisiensi produksi”.
4.    Pemanasan Pendahuluan
Susu dipanaskan hingga mencapai suhu 50-55°C untuk memudahkan proses homogenisasi. Tanpa dilakukan pemanasan pendahuluan, maka lemak akan menggumpal menjadi partikel yang lebih besar sehingga proses homogenisasi tidak akan berjalan optimal. Pemilihan suhu susu pada 50-55°C karena pada kisaran suhu tersebut, lemak susu mudah untuk dipecah partikelnya.
5.    Homogenisasi
Lemak dalam susu berbentuk globula-globula yang berukuran antara 0.1 – 10µ, rata-rata mendekati 4 – 6µ. Dengan homogenisasi, globula lemak akan dipecah menjadi ukuran yang lebih kecil sekitar 2µ sehingga globula-globula lemak akan tersebar merata ke seluruh bagian susu, permukaan lemak akan lebih luas dan tidak terjadi pemisahan lemak (cream line). Namun demikian lemak susu yang mengalami homogenisasi memiliki globula yang lebih tipis sehingga mudah mengalami kerusakan baik karena hidrolisis (adanya enzim lipase) ataupun karena oksidasi (tengik). Untuk menghindarinya, susu harus secepatnya dilakukan pasteurisasi.


6.    Pasteurisasi
Pasteurisasi bertujuan sebagai berikut :
§  Membunuh bakteri pathogen yang terdapat didalamnya
§  Melarutkan dan membantu pencampuran bahan tambahan susu pasteurisasi
§  Memperbaiki cita rasa
§  Menghasilkan produk yang seragam
§  Memperpanjang umur simpan produk dengan mutu yang baik.
7.    Pendinginan
Pendinginan secara cepat dapat meminimalisir terjadinya kontaminasi silang pasca pasteurisasi dan memudahkan dalam proses pengemasan.
8.    Pengemasan
Mesin pengemasan susu
Harus dilakukan dalam kondisi ruangaan yang tertutup dan dilengkapi fasilitas untuk meminimalisir kontaminasi silang seperti lampu UV dan AC plasma. Bahan pengemas yang digunakan harus berbahan yang memiliki permiabelitas rendah dan dapat melindungi produk dari kontak langsung dengan sinar matahari. Kebocoran pada bahan kemasan dapat menurunkan masa simpan produk secara signifikan.
9.    Penyimpanan
Penyimpanan susu pasteurisasi harus dilakukan pada suhu rendah yaitu antara 2-8°C. Masa simpan susu pasteurisasi rata-rata adalah 7 hari. Penyimpanan pada suhu dibawah 0°C tidak direkomendasikan karena dapat menimbulkan kerusakan protein susu. Penyimpanan pada suhu ruang maksimal adalah 4 jam dan segera dikonsumsi. Penyimpanan susu pada 2°C dapat memperpanjang masa simpan hingga 12 hari namun jika suhu penyimpanan susu pada kisaran 8°C, maka masa simpan susu hanya berkisar 5 hari.

1.   Alat
Untuk mini plan :

  • Water bath
  • Timbangan
  • Homogenizer
  • Thermomether
  • Pengaduk
  • Refrigerator
  • Milk can

  • Mesin Pengemas


Untuk skala rumah tangga :

  • Kompor
  • Timbangan
  • Panci
  • Thermomether
  • Pengaduk
  • Refrigerator
  • Mesin Pengemas

 2.   Bahan
No.
Nama Bahan
Formula
Kel. I
Kel. II
Kel. III
Kel. IV
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Susu Segar
Gula Pasir
Garam
Stabilizer
Perisa Strawberry
Perisa Melon
Mocca
Coklat Bubuk
Pewarna Makanan
10 liter
1 kg
15 gr
-
-
-
-
45 gr
-
10 liter
850 gr
15 gr
-
10 ml
-
-
-
1 gr
10 liter
850 gr
15 gr
-
-
10 ml
-
-
1 gr
10 liter
900 gr
15 gr
-
-
-
10 ml
-
-

3.   Prosedur Kerja
No
Urutan Kerja
Uraian
1.
Persiapan
§  Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
§  Timbang semua bahan sesuai kebutuhan
2.
Pemanasan Pendahuluan
§  Apabila dikehendaki, tambahkan stabilizer ke dalam susu
§  Aduk rata dan minimalisir terjadinya gumpalan
§  Panaskan susu pada suhu 50-55°C sambil terus diaduk
3.
Homogenisasi
§  Lakukan homogenisasi pada tekanan minimal 150 bar agar lemak benar-benar merata
§  Ulang perlakuan apabila lemak masih menggumpal dan segera lakukan pasteurisasi pasca homogenisasi
4.
Pasteurisasi
§  Tambahkan gula dan garam ke dalam susu
§  Lakukan pasteurisasi pada suhu 75oC selama 15 menit
§  Pastikan selama proses susu diaduk agar bahan tambahan larut secara merata
§  Setelah suhu pasteurisasi tercapai, lakukan penambahan perisa buah dan pewarna makanan atau coklat bubuk
5.
Penurunan Suhu
§  Lakukan penurunan suhu hingga mencapai suhu 2-8°C  secara cepat
§  Apabila hal ini tidak dimungkinkan, maka abaikan proses ini dan lakukana pengemasan susu dalam kondisi panas untuk meminimalisir kontaminasi
6.
Pengemasan
§  Lakukan pengemasan sesuai volume yang dikehendaki baik menggunakan botol atau cup
§  Bahan pengemas harus terbuat dari bahan yang dapat melindungi produk agar tidak kontak langsung dengan sinar matahari
7.
Inspeksi
§  Lakukan pengecekan kebocoran secara teliti
§  Lakukan pengemasan ulang atau tetapkan sebagai produk afkir
§  Lanjutkan dengan merendam cup-cup susu dalam bak pendingin yang berisi air yang mengalir
8.
Penyimpanan Susu
§  Simpan susu pasteurisasi pada refrigerator suhu 2-8°C 
§  Lama simpan 7 hari
9.
Distribusi
§  Selama distribusi susu harus dalam keadaan dingin dan setelah dibuka harus segera dikonsumsi hingga habis